Refleksi 2018 : Semarang Masih Layak Untuk Dimaafkan
![]() |
| Refleksi 2018 : Semarang Masih Layak Untuk Dimaafkan |
“Orang yang paling bijaksana adalah orang yang mengetahui bahwa dia tidak tahu.”-Socrates.
"Alam menyediakan ruang, manusia yang mengorganisasikan. Kota merupakan puncak dari peradaban manusia."; Kalimat pembuka dari moderator.
"Ciri-ciri orang sholeh merupakan mau diundang acara di acara yang fee nya tidak jelas";. Begitulah celetukan Prio GS di permulaan acara. Budayawan yang akrab di sapa Pak Pri ini menjadi narasumber yang menyoroti tentang tata letak di Kota Semarang.
Pak Pri menilai geliat pembangunan Kota Semarang dalam 2018 berkembang sangat pesat. Semarang adalah kota yang masih layak di maafkan, karena komposisi manusia dan pembangunan masih seimbang. Semarang masih mempunyai harapan untuk menjadi kota yang Seimbang.
"Kiamat dimulai dengan kesalahan tata ruang, jadi penataan tata ruang harus sesuai"; Prie GS.
Ada 2 jenis tata ruang yang berlaku, Tipe A : tata ruang harus benar. Dan Tipe Moderat yang merupakan tingkat kesalahan dan kebenaran sama-sama kuat. Kenyataan dilapangan, Pelanggaran tata ruang masih masive di setiap daerah.
"Seniman tidak perlu meneliti, cukup berimajinasi."; Ungkap Prie GS.
Sesi berikutnya di isi oleh pemaparan Walikota Semarang yang secara umum menjelaskan pembangunan Kota Semarang selama berjalannya tahun 2017. Pak Hendrar menyinggung beberapa aspek, mulai dari aspek pembangunan infrastruktur sampai dengan aspek ekonomi masyarakat Kota Semarang.
![]() |
| Refleksi 2018 : Semarang Masih Layak Untuk Dimaafkan |
Aspek infrastrktur
Dri segi aspek infrastrktur tahun 2018, secara umum lebih baik dari 2017, karena indikatornya 2018 tingkat ketercapaiannya hampir 90%, Kecuali Pasar di kota Wonodri. Dan pembangunan paling sensasional adalah pembangunan Dancing Fouintain di jembatan banjir kanal barat. Membahas masalah bencana yang sedang hits di Semarang, sistem penanganan rawan banjir diatasi dengan pembangunan drainase dan pengadaan pompa dengan daya hisap yang lebih besar.
"Pembangunan harus berdasarkan dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat"; Ungkap Hendrar.
Aspek pariwisata Semarang
Dengan potensi yang sangat kaya, Semarang fokus pada perdagangan dan jasa. Semarang tahun 2017 fokus pada Pariwisata. Karena ditingkat nasional pariwisata menjadi 5 besar pendapatan devisa negara. Bahkan semarang menargetkan pariwisata yang Go Internasional. Dengan agenda kegiatanSemarang Night Carniva dengan mengundang delegasi dari Luar negeri, Semarang 10K dengan pelari Internasional dan masih banya lagi kegiatan yang bisa go Internasional.
Dengan keterbatasan APBD, solusi yang diambil adalah menggerakan masyarakat. Karena di tahun 2018 tingkat kepercayaan masyarakat semakin meningkat kepada peemrintah. dibuktukan dengan semakin disiplinnya masyarakat membayar pajak PBB. Hal tersebut salah satunya oleh kinerja pemerintah sehingga meningkatkan daya percaya masyarakat kepada pemerintah.
Revolusi Industri 4.0 di Kota semarang
Di mulai sejak 2013, Semarang sudah berhasil Smart City. Ditahun 2017-2018, Semarang fokus pengembangan pada sektor fisik teknologi, misalnya : pengadaan komputering dan monitor di beberapa titik pariwisata, misalkan yang sudah terpasang di Desa Wisata Kandri.Rencana kedepan, Kota Semarang mulai pembangunan Kota Lama yang direncanakan slesai di bulan Maret 2019. Kota Semarang juga sudah menyediakan ruang interaksi antara masyarakat dan pemerintah kota yang dikenal dengan program Lapor Hendi. Program tersebut juga sudah di verifikasi oleh staff pemerintahan pusat yang bisa di follow up sampai kementrian.

