Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

[B. INDONESIA] Cara Mudah Menulis Cerpen Untuk Pemula

Cara Mudah Menulis Cerpen untuk Pemula

Bagi sobat yang baru mendapat tugas membuat cerpen, barangkali masih kesulitan untuk membuatnya. Berikut panduan menulis cerpen yang singkat. Semoga panduan ini bisa membantu memuadahkan sobat saat membuat cerpen.

Apakah yang dimaksud dengan Cerpen? Cerpen(Cerita Pendek) merupakan sebuah cerita tertulis yang mengandung alur, plot, dan pesan dengan panjang umumnya kurang lebih 1000 kata atau 7000 huruf/karakter. 

Langkah-langkah menulis cerpen dapat dilakukan sebagai berikut :

1. Menemukan ide
Langkah awal agar bisa menulis sebuah cerita adalah memiliki ide cerita. Ide cerita tidak harus yang rumit-rumit. Kejadian sehari-hari yang dilihat atau dialami bisa menjadi ide cerita. Ide ini dapat juga dijadikan judul cerita.

2. Gunakan bahasa sendiri terlebih dahulu saat menulis
Langkah kedua adalah menuliskannya dengan gaya bahasa sendiri.  Ini yang kadang enggan dilakukan oleh pemula. Rasa pesimis sudah menghantui padahal belum mencoba. Bagaimana akan bisa jika mencoba pun tak dilakukan? Menulis dengan gaya bahasa sendiri berarti menulis dengan gaya yang biasa dilakukan. Berarti pula menulis sebisanya, ya sebisanya saja. 

3. Membuat paragraf pembuka
Tulisan yang digores pertama kali adalah paragraf pembuka. Membuat paragraf pembuka juga tidak perlu rumit-rumit. Namun demikian, yang perlu diperhatikan bahwa bagian ini adalah bagian yang penting sebagaimana judul cerpen. 

4. Merangkai alur dan plot
Langkah selanjutnya adalah melanjutkan paragraf pembuka yang sudah ditulis. Merangkai kejadian demi kejadian. Dialog demi dialog. Narasi demi narasi. Alur dan plot akan terbentuk dengan sendirinya. 

5. Membuat paragraf penutup
Paragraf penutup juga hal yang sangat penting. Bagaimana sebuah cerita menjadi lengkap dipengaruhi oleh bagian ini. Jika bagian yang disebut ending ini bagus, maka cerpen pun bisa terdongkrak menjadi cerpen yang bagus. 

6. Menulis lagi, belajar lagi, menulis lagi, demikian seterusnya
Setelah menulis satu cerpen, jangan cepat puas. Setelah ada yang menganggap cerpennya bagus, jangan cepat puas. Setelah cerpennya dimuat di media cetak, jangan cepat puas. Demikian seterusnya. Menulis lagi, belajar lagi, dan menulis lagi.


Semoga Bermanfaat :)

Post a Comment for "[B. INDONESIA] Cara Mudah Menulis Cerpen Untuk Pemula "